Insight

7 Hacker Hebat yang Telah Berubah ke Arah yang Lebih Baik

7 Hacker Hebat yang Telah Berubah ke Arah yang Lebih Baik

Bagi yang masih awam dengan istilah hacker, pastinya akan menganggap bahwa seorang peretas tersebut sama jahatnya dengan orang-orang yang disebut dengan carder, cracker, script kiddy, defacer atau juga black-hat hacker, padahal sebenarnya tidak selalu begitu.

Dari tahun ke tahun, banyak hacker-hacker hebat bermunculan dari berbagai negara. Ada yang memang sengaja mempelajari komputer dan internet serta jaringan untuk digunakan secara negatif, namun ada pula yang menggunakan kemampuannya itu untuk tujuan yang lebih berguna. Hacker-hacker yang ‘baik hati’ seperti ini dalam dunia perhackeran dikenal dengan sebutan white-hat hacker menurut jasabola.

Berikut ini adalah hacker-hacker hebat di dunia yang awalnya adalah black-hat hacker dan kini berubah menjadi white-hat hacker.

  • Kevin Mitnick

Kevin Mitnick

Beberapa tahun lalu, Kevin Mitnick adalah hacker yang menjadi buruan utama dalam sejarah Amerika Serikat. Bahkan sampai-sampai US Department of Justice menjulukinya dengan sebutan “The Most Wanted Computer Criminal in US History.”

Setelah mendekam di penjara selama beberapa tahun karena membobol sistem jaringan Digital Equipment Corporation dan beberapa tuduhan lainnya, pada saat benar-benar sudah bebas, Kevin Mitnick kini menjadi konsultan IT dan pembicara dalam suatu forum diskusi atau seminar bertajuk computer security. Dia juga sekarang memiliki pekerjaan lain dan menjalankan bisnis barunya, Mitnick Security Consulting, LLC.

  • Kevin Poulsen

Kevin Poulsen

Memiliki ID populer, “Dark Dante, Kevin Poulsen memiliki ilmu peretasan yang tidak dapat dianggap remeh. Banyak hal gila dan cenderung iseng dilakukannya, salah satu contohnya adalah meretas jalur telepon sebuah stasiun radio dan membuat dirinya memenangkan perlombaan yang diadakan dengan hadiah sebuah mobil Porsche. Poulsen menjadi incaran FBI setelah membobol jaringan website mereka. Poulsen kemudian dijatuhi hukman 51 bulan dengan denda sebesar USD 56 ribu.

Setelah dibebaskan dari penjara pada tahun 1995, Poulsen kemudian mencoba hidup dengan benar dan menjadi seorang jurnalis. Bahkan sekarang ini kabarnya dia sudah menjadi seorang editor di Wired. Pada tahun 2006 lalu, Poulsen membantu pihak kepolisian untuk mengidentifikasi para penjahat seksual yang berkeliaran di MySpace.

  • Robert Tappan Morris

Robert Tappan Morris

Robert Tappan Morris adalah seorang jenisu dalam bidang komputer dan jaringan. Kepintaran tersebut didapatkannya dari ayahnya, Robert Morris yang merupakan ilmuwan komputer di Bell Labs dan NSA. Morris juga merupakan seseorang yang pertama kali menciptakan ‘cacing’ di komputer. Pada tahun 1988, cacing buatan Morris tersebut membuat banyak komputer dan jaringan sistemnya menjadi tidak dapat digunakan. Tercatat ada kebih dari 6 ribu komputer menjadi rusak karena cacing tersebut.



Setelah ditangkap pada tahun 1989 dan diajukan ke pengadilan, Morris didakwa telah melakukan tindakan kriminal dan harus mendekam selama 3 tahun dalam masa probation dan juga wajib menghabiskan 400 jam untuk tugas masyarakat serta denda sebesar 10,050. Sekarang ini, Morris menjabat sebagai seorang profesor di Massachusetts Institute of Technology dan menjadi pendiri dari Y Combinator.

  • Loyd Blankenship

Loyd Blankenship

Loyd Blankenship yang dikenal dalam dunia perhackeran sebagai “The Mentor” adalah seorang hacker yang sudah aktif sejak tahun 1970-an. Dia juga merupakan anggota dari grup hacker legendaris, Legion of Doom (LOD). Dia tertangkap pada tahun 1986 dan harus mendekam di penjara selama beberapa tahun.

Setelah bebas, Loyd dipekerjakan oleh Steve Jackson Games pada tahun 1989 untuk menggarap sebuah project bernama GURPS Cyberpunk. Sekarang ini kabarnya Loyd sudah tidak ingin lagi berkutat dengan dunia hacker dan lebih memilih hidup sebagai musisi serta developer game freelance.

  • Steve Wozniak

Steve Wozniak

Steve Wozniak adalah salah seorang pendiri Apple bersama dengan Steve Jobs beberapa tahun lalu. Sebelum memulai karirnya untuk menciptkan Apple, Wozniak adalah seorang hacker yang sangat suka menerobos masuk ke dalam jaringan komputer atau internet. Dia memang bukanlah hacker perusak karena memang Wozniak melakukan aksinya hanya sekadar ingin mengetahui sistem jaringan suatu website saja, tidak lebih.

Setelah bertemu dengan Jobs, Wozniak kemudian menjadi satu-satunya orang yang mengerti sejarah awal bagaimana produk-produk Apple tercipta. Sekarang ini Wozniak sudah bukan lagi menjadi bagian dari Apple, namun masih mendapatkan royalti.

  • Adrian Lamo

Adrian Lamo

Menggunakan ID di internet, The Homeless Hacker, Adrian Lamo adalah seorang hacker yang suka berpindah-pindah tempat untuk menghindari pelacakan. Dia rata-rata menggunakan komputer di perpustakaan atau warung internet untuk melakukan aksinya. Ada banyak aksi yang dilakukannya yang dianggap merugikan, salah satunya adalah membobol jaringan pada website The New York Times.

Setelah menyatakan pensiun sebagai peretas, Lamo sendiri mencoba hidup bersih dengan membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan dalam hal internet dan keamanan. Kabarnya sekarang dia bekerja sebagai seorang jurnalis.

  • Mark Abene

Mark Abene

Mark Abene mulai belajar dan menekuni bahasa pemrograman komputer setelah dia mampu mengakses sebuah DEC pada komputer mini dengan cara membobol bulletin board system. Setelah itu, aksinya semakin tinggi dan tinggi sampai akhirnya Abene menciptakan sebuah grup yang bernama Master of Doom.

Setelah mendekam di penjara selama 1 tahun dan 3 tahun probation, termasuk 600 jam pelayanan publik, Abene kemudian mencoba hidup dengan benar dan mendirikan sebuah perusahaan yang dinamakan Crossbar Security dengan para anggota Legion of Doom lainnya. Dan sekarang dia bekerja sebagai konsultan sistem jaringan.

Masukkan komentar anda.

To Top