Nature

7 Hewan Asli Indonesia yang Mendekati Kepunahan

7 Hewan Asli Indonesia yang Mendekati Kepunahan

Memang cukup beralasan kenapa Indonesia memiliki julukan Zambrud Katulistiwa. Hal itu dikarenakan keindahan alamnya yang sangat mempesona, ditambah lagi dengan keanekaragaman satwa di dalamnya. Bahkan ada beberapa di antaranya yang merupakan hewan endemik dan asli Indonesia. Seperti apa saja satwa-satwa asli Indonesia tersebut? Berikut daftarnya menurut jasabola.

  • Elang Flores

Elang Flores

Burung predator yang dinamakan Elang Flores ini merupakan burung pemangsa asli Indonesia dan kini jumlahnya semakin menipis. Bahkan menurut kabar, jumlah dari Elang Flores ini sekarang sudah kurang dari 250 ekor saja. Habitat dari Elang Flores adalah hutan di dataran rendah yang berada di ketinggian 1.600 meter di bawah permukaan laut. Elang Flores memiliki tubuh tegap seperti elang pada umumya dengan warna putih pucat dan cokelat serta memiliki garis-garis di sekitar kepalanya.

  • Kucing Merah

Kucing Merah

Disebut dengan nama Kucing Merah dari Kalimantan atau Kucing Merah saja, hewan karnivora yang sediki lebih mirip dengan harimau dalam ukuran kecil ini masuk kategori endangered animal atau hewan yang patut dilindungi. Kucing Merah ini merupakan asli Kalimantan yang tidak terdapat di negara manapun. Cirinya adalah hewan ini diselimuti bulu halus berwarna cokelat sedikit kemerahan. Rata-rata panjangnya adalah 55 cm dengan bobot antara 2,3 sampai 4,5 kilogram.

  • Jalak Bali

Jalak Bali

Mungkin burung satu ini merupakan salah satu jenis burung yang banyak diminati para pecinta burung. Jalak Bali yang memiliki nama latih leucopsar rothschildi ini hanya dapat ditemukan di Pulau Bali, khususnya di bagian barat. Dikarenakan banyaknya peminat akan burung tersebut, maka banyak terjadi penangkapan secara besar-besaran dan membuat habitat serta jumlah dari Jalak Bali semakin menurun.



  • Siluk Merah

Siluk Merah

Mungkin jika ditanya apakah mengetahui apa yang dinamakan siluk merah, pasti tidak semua akan menjawab tidak tahu. Siluk Merah atau lebih dikenal dengan nama ikan Arwana Merah ini merupakan penghuni asli Sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Hewan yang juga sudah masuk kategori langka ini sangat mudah diketahui cirinya karena setiap sisiknya seperti berwarna merah dengan tambahan kilau emas di sekujur tubuhnya.

  • Komodo

Komodo

Bernama latin Varanus komodoensis atau dikenal dengan sebutan komodo saja, hewan yang hanya dapat ditemui di Nusa Tenggara Barat tersebut dapat dikatakan sebagai dinosaurus yang masih hidup sampai sekarang. Bahkan tidak sedikit yang menjulukinya dengan nama The Lifing Fossil. Komodo adalah hewan pemakan daging yang berat badannya dapat menjadi 70 kilogram dengan panjang dari kepala sampai ekor adalah sekitar 3 meteran.

  • Kura-kura leher ular

Kura-kura leher ular

Memang ada banyak sekali kura-kura berleher panjang yang dapat ditemukan di berbagai negara di seluruh dunia, hanya saja untuk jenis kura-kura yang tidak hanya lehernya yang panjang, melainkan dapat meliuk-liuk seperti ular, maka hewan tersebut hanya dapat ditemui di Pulau Rote, Nisa Tenggara Timur. Kabarnya, IUCN atau International Union for Conservation of Nature, kura-kura leher ular ini tidak boleh lagi diburu karena jumlahnya semakin hari semakin sedikit.

  • Burung Maleo Senkawor

Burung Maleo Senkawor

Seperti halnya Elang Flores, burung Maleo Senkawor juga termasuk hewan dalam kategori unggas yang sudah hampir mendekati kepunahan. Hal itu dikarenakan banyak orang yang tertarik untuk mencuri telurnya yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan telur ayam biasa. Diperkirakan sampai sekarang ini, burung Maleo Senjawor yang hanya dapat dijumpai di Gorontalo tersebut hanya tersisa kurang dari 10 ribu.

Masukkan komentar anda.

To Top