Insight

7 Jembatan Kaca Terbagus Sekaligus Terseram di Dunia

7 Jembatan Kaca Terbagus Sekaligus Terseram di Dunia

Jika dulu sebuah jembatan rata-rata hanya terbuat dari kayu, bambu sampai dengan sederetan batu yang disusun dan dikaitkan satu dengan lainnya agar kuat dan dapat dilewati, lama kelamaan, teknologi untuk membuat sebuah jembatan juga semakin berkembang.

Banyak jembatan dengan pilar besi dan beton-beton raksasa yang menancap ke bumi diciptakan dan sampai kini masih bertahan dalam jangka waktu yang lama di berbagai negara. Namun dari semua jembatan tersebut, justru tren beberapa tahun terakhir yang sedang marak adalah dibuatnya jembatan yang bagian dasarnya atau pijakannya terbuat dari kaca.

Tentunya bukan kaca biasa atau kaca yang tipis, melainkan kaca khusus yang sangat kuat untuk mendapatkan benturan atau dibebani puluhan kilogram.

Nah, berikut ini adalah beberapa jembatan kaca terbagus sekaligus terseram yang pernah dibuat manusia.

  • Tbilisi Glass Bridge

Tbilisi Glass Bridge

Tbilisi Glass Bridge atau dikenal juga dengan nama Bridge of Peace adalah sebuah jembatan untuk para pejalan kaki yang terbuat dari logam dan kaca serta diperindah dengan ribuan lampu LED berwarna-warni. Jembatan satu ini didirikan di atas Kura River, Tbilisi, Georgia.

Jembatan kaca tersebut memiliki desain melengkung yang mana jika diluruskan akan memiliki panjang 150 meter dan menghubungkan City Hall of Tsibili dengan Old Tsibili. Sayangnya, walaupun dikatakan bagus dan dapat menarik pengunjung dan wisatawan, namun banyak pihak, terutama dari politisi oposisi sampai dengan arsitek yang tidak ikut membangunnya memberikan kritikan atas Tbilisi Glass Bridge ini.

  • Haohan Qiao Bridge

Haohan Qiao Bridge

Haohan Qiao Bridge adalaj jenis jembatan suspensi yang terbuat dari kaca dan sling kawat baja dan juga logam. Jembatan yang terletak di Shiniuzhai National Geopark, Pingjiang, Hunan, Cina ini dibuka secara resmi pada bulan September 2015 lalu.

Haohan Qiao Bridge dibangun di atas lembah dengan ketinggian sekitar 180 meter dari permukaan. Panjangnya mancapai 300 meter dan kaca yang digunakannya memiliki ketebalan 24 mm. Dengan ketebalan tersebut, perancangnya mengklaim bahwa Haohan Qiao Bridge dapat dilalui 800 pengunjung dalam satu waktu bersamaan.

  • Tianmen Mountain Bridge

Tianmen Mountain Bridge

Sekali lagi dari Cina, Tianmen Mountain Bridge adalah salah satu jembatan kaca yang diciptakan untuk menggantikan jalan setapak di lereng kecil di Gunung Tianmen. Jembatan kaca satu ini terletak di Zhangjiajie, Hunan, Cina dan dibuka untuk umum kali pertama pada bulan November 2011 lalu yang mana sempat ditutup karena ada kaca yang retak dan kembali dibuka pada bulan Agustus 2016.

Tentu saja terletak di ketinggian sekitar 1.4 km di lereng Gunung Tianmen, maka dibutuhkan nyali besar untuk dapat menyusuri jajaran kaca yang disusun secara rata tersebut. Kabarnya, tidak sedikit yang tiba-tiba tidak dapat berjalan karena ketakutan sesaat menginjakkan kaki di jalan setapak dari kaca di Tianmen Mountain Bridge ini.

  • Glacier Skywalk

Glacier Skywalk

Glacier Skywalk adalah sebuah jembatan kecil yang menjorok keluar dari tebing yang terletak di Jasper National Park, Kanada. Dibuka untuk umum kali pertama pada bulan April 2014, sampai sekarang Glacier Skywalk menjadi salah satu destinasi wisata terkenal di Kanada.

Jika diukur dari permukaan tanah di bawah lereng sampai dinding kacanya, maka tercatat setinggi 304,8 meter. Glacier Skywalk memiliki jalan setapak sepanjang 100 meter dengan desain melengkung yang menyatukan setiap sisinya.

  • Zhangjiajie Glass Bridge

Zhangjiajie Glass Bridge

Nampaknya Cina memang sengaja ingin membuat destinasi wisata yang bagus sekaligus ngeri, setelah Tianmen Mountain Bridge dan Haihan Qiao Bridge, ada pula Zhangjiajie Glass Bridge yang terletak di Zhangjiajia, Hunan. Jembatan ini dibuka untuk umum pertama kali pada bulan Agustus 2016.

Dari atas, para pengunjung dapat melihat curamnya lereng dan jurang sedalam 430 meter. Zhangjiajie Glass Bridge ini juga masih mengantongi predikat sebagai jembatan kaca terpanjang di dunia. Untuk menguji kekuatan kacanya, maka sempat dilakukan uji ketahanan dengan memukul lapisan kacanya menggunakan palu dan juga dilewati sebuah mobil.

  • Jembatan Kaca Malang

Jembatan Kaca Malang

Tidak perlu jauh-jauh ke Cina atau negara lain yang memiliki jembatan kaca, karena dengan hanya mengunjungi Kampung Warna-warni Jodipan atau Kampung Wisata Jodipan, kamu dapat juga menjajal keberanian untuk melewati jembatan kaca yang menghubungkan antara daerah Brantas dan Jodipan.

Jembatan tersebut diklaim mampu menahan berat sampai 50 orang atau sekitar 250 kilogram. Walaupun terasa ngeri, namun tidak sedikit orang yang mencoba untuk melewati jembatan yang didirikan di atas ketinggian 9,5 meter di atas Sungai Brantas tersebut.

  • Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja

Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja

Selain di Malang, ada pula jembatan kaca yang dibangun di Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang dinamakan Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja. Jembatan kaca ini dibangun dengan menghabiskan dana APBD sebesar Rp 3,9 miliar.

Desainnya sangat berbeda dengan jembatan kaca yang ada di Malang dan cenderung lebih mirip dengan jembatan kaca yang ada di Cina. Sayangnya, menurut kabar yang beredar, jembatan kaca di Tana Toraja tersebut untuk sementara belum dapat dilalui lagi dan ditutup untuk umum karena ada retakan di permukaan kacanya.

Masukkan komentar anda.

To Top