Insight

7 Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia Tahun 2018

7 Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia Tahun 2018

Setiap manusia tentunya membutuhkan udara segar (oksigen) untuk bernafas. Sayangnya, tidak semua negara memiliki kualitas udara yang bagus untuk kesehatan. Di tahun 2017 kemarin, Cina menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan kualitas udara terburuk di dunia akan tetapi bagaimana dengan tahun 2018 ini? Berikut ini adalah 7 negara dengan tingkat kualitas udara terburuk di dunia menurut jasabola.

  • Mongolia

Mongolia

Mongolia adalah negara yang menduduki peringkat ke-7 dunia sebagai negara dengan kualitas udara terburuk. Hal itu didasarkan dari densitas udaranya (ug) dan Particulate Matter (PM) 2.5 per microgram yang cukup tinggi. Tercatat di Mongolia PM2.5-nya mencapai 64 ug/m3. Darkham adalah kota yang berkontribusi terhadap pencapaian tingkat tertinggi polusi udara di negara ini yang mana disebabkan oleh pembakaran batubara untuk pemanas ruangan atau juga untuk keperluan lainnya karena memang suhu di Mongolia cukup dingin.

  • Mesir

Mesir

Menduduki peringkat ke-6, Mesir adalah negara dengan iklim panas dan kering yang mana tingkat PM2.5-nya cukup tinggi, yaitu sebesar 74 ug/m3. Rata-rata daerah dengan tingkat polusi udara tertinggi terletak di daerah Delta dan Cairo. Menurut WHO, ada sekitar 35 ribu orang yang meninggal karena menghirup udara kotor dalam setahunnya di Mesir. Polusi udara yang ada di Mesir disebabkan oleh emisi dari pabrik dan kendaraan bermotor serta pembakaran kayu dan batubara.



  • Iran

Iran

Urutan ke-5 sebagai negara dengan tingkat kualitas udara terburuk karena terpapar polusi adalah Iran. DI negara satu ini, PM2.5-nya adalah sebesar 76 ug/m3 yang mana kebanyakan polusinya adalah karbon monoksida, sulfur dioksida, asbestos dan nitrogen oksida. Khoramabad adalah kota yang berkontribusi penuh akan masalah polusi udara di negara ini.

  • Bangladesh

Bangladesh

Dengan total penduduk sebanyak kurang lebih 165 juta jiwa di tahun 2016 lalu, Bangladesh menduduki peringkat 4 sebagai negara dengan tingkat PM2.5 tertinggi di dunia, yaitu sebesar 79 ug/m3. Ada 3 negara yang memiliki kontribusi besar sebagai pemroduksi polusi udara terbesar di Bangladesh, yaitu Narayonganj, Dhaka dan Gazipur. Dalam setahun, ada sekitar 15 ribu orang meninggal karena terkena ispa.

  • Afghanistan

Afghanistan

Hampir sama seperti Iran dan Mesir di mana iklimnya panas juga kering, Afghanistan menduduki urutan ke-3 sebagai negara dengan tingkat kualitas udara bersihnya terburuk di dunia. Penggunaan mesin dan kendaraan berbahan bakar diesel serta pembakaran plastik serta ban adalah yang menjadi penyebab buruknya kualitas udara di negara ini. Tingkat PM2.5-nya sebesar 84 ug/m3. Di Kabul sendiri tercatat ada sekitar 3 ribu orang yang meninggal dunia karena polusi udara ini di lihat secara streaming online.

  • Qatar

Qatar

Walaupun dikatakan sebagai salah satu negara tersehat untuk masalah ekonominya, namun siapa sangka Qatar menduduki urutan ke-2 sebagai negara dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia. Di negara ini, PM2.5-nya mencapai 92 ug/m3 yang mana Al Wakrah adalah kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di Qatar. Ada sekitar 100 ribu orang per tahunnya di Qatar yang meninggal karena menjadi korban paparan polusi udara tinggi ini.

  • Pakistan

Pakistan

Mungkin bagi orang asing akan berpikir dua kali setelah mengetahui fakta ini dan akan masuk ke Pakistan. Pasalnya, negara satu ini menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan Pm2.5 tertinggi, yaitu sebesar 101 ug/m3. Karachi, Rawalpindhi dan Peshwar adalah negara-negara dengan tingkat polusi tertinggi di Pakistan. Setiap tahunnya, ada sekitar 120 ribu orang yang meninggal karena menderita penyakit yang berhubungan dengan pernapasan.

Masukkan komentar anda.

To Top