Nature

7 Penemuan Terbaik yang Tercipta karena Ketidaksengajaan dan Kesalahan

7 Penemuan Terbaik yang Tercipta Dari Ketidaksengajaan

Pernahkah kamu berpikir bagaimana ide awal dari penemuan suatu barang yang akhirnya digunakan oleh banyak orang di dunia? Ya, memang ada banyak penemuan yang dilatarbelakangi dengan pemikiran yang sangat rumit dan memakan waktu penciptaan sampai penyempurnaan yang sangat panjang, namun ada pula penemuan-penemuan terkenal yang justru didasari kesalahan saat melakukan sesuatu. Nah, berikut ini adalah penemuan-penemuan terhebat yang tercipta karena ketidaksengajaan atau kesalahan.

  • Kembang api

Kembang api

Sekitar 2,000 tahun yang lalu di sebuah dapur, seorang tukang masak Cina sedang melakukan eksperimen dengan mencoba mencampurkan sulfur, potasium nitrile dan arang. Eksperimen tersebut dilakukannya awalnya agar api untuk memasak lebih besar dan tahan lama tanpa menggunakan banyak kayu atau batu bara. Oleh karenanya, si tukang masak tersebut mencampur semua material tersebut dan memasukkannya ke dalam sepotong bambu. Sesaat dinyalakan, bambu tersebut meledak dan tercipta banyak percikan api. Dari situ awalnya tercipta kembang api yang akhirnya digunakan di semua daratan Cina.

  • X-Ray

X-Ray

Pada tanggal 8 November 1895, seorang fisikawan Jerman bernama Wilhelm Conrad Rontgen bekerja di laboratorium pribadinya untuk menguji coba sinar katoda. Di saat melakukan uji coba tersebut, dia mendapati ada sinar fluoresensi menyala dalam tabung Crookes-Hittorf nya. yang awalnya dia perkiraan adalah sebuah reaksi kimia. Namun, kala dia menutupi tabung tersebut menggunakan kertas karton hitam dan menambahkan lembaran ruhmkorff dengan tujuan agar dapat menciptakan energi elektrostatis, justru Rontgen kembali dibuat terheran-heran karena ada cahaya yang aneh lainnya berasal dari balik karton hitam itu ketika dia menggelapkan ruangan. Berminggu-minggu setelahnya, akhirnya Rontgen berhasil menyempurnakan penemuannya yang tak sengaja itu dan kemudian berguna untuk dunia kedokteran sampai sekarang.

  • Ban karet

Ban karet

Di tahun 1830-an, seorang mantan pedagang yang mengalami kebangkrutan dan pernah dipenjara karena tidak mampu membayar hutang tertarik untuk menggeluti dunia perkaretan di mana pada tahun tersebut karet adalah komoditas dengan nilai sangat tinggi. Hanya saja, dalam pengolahannya dan untuk dibuat sesuatu, karet memiliki sifat yang kurang begitu elastis karena mudah lengket saat suhu naik atau juga mengeras saat suhu dingin. Selama 7 tahun, Charles mengujicobakan segala sesuatu untuk membuat karet dapat lebih berguna lagi. Suatu ketika, dia tanpa sengaja menyenggol tempat yang digunakannya untuk menyimpan campuran karet dan belerang ke dalam tungku api. Seketika itu juga, karet menjadi leleh. Namun justru material belerangnya membuat karet tersebut berubah karakter menjadi lebih elastis. Dan dari kejadian itulah akhirnya tercipta karet vulkanisir yang kemudian digunakan dalam industri ban.

  • Oven Microwave

Oven Microwave

Pada tahun 1946, seorang ahli mesin yang bekerja untuk sebuah perusahaan bernama Raytheon, yaitu Percy Lebaron Spencer sedang bekerja menggunakan magnetron yang mana digunakan dalam sistem radar. Saat berdiri di depan mesin magnetron tersebut, tanpa sengaja permen-permen yang dia kantongi tiba-tiba meleleh. Karena merasa aneh, kemudian Spencer mengujicobakan penemuannya itu dengan menggunakan makanan lain, yaitu jagung. Merasa sangat berguna dan dapat memangkas waktu masak, akhirnya Spencer mencoba membuat kotak khusus yang mana di dalamnya menggunakan mesin-mesin yang dapat memancarkan gelombang elektromagnetik. Dirasa berhasil, akhirnya Raytheon yang mematenkan penemuan Spencer tersebut dan menciptakan microwave pertama dengan nama Radarange pada tahun 1947.

  • Velcro

Velcro

Sejarah dari penciptaan velcro adalah terjadi pada tahun 1941 di mana ada seorang insinyur asal Swiss yaitu George de Mestral sedang dalam arah pulang setelah berburu dengan anjingnya di Pegunungan Alpen. Saat perjalanan pulang itu, dia mendapati banyak biji dari buah burdock yang menempel di pakaian serta bulu-bulu anjingnya. Merasa penasaran akan fenomena tersebut, kemudian Mestral mempelajarinya dan melihat biji tersebut menggunakan mikroskop. Melalui kaca pembesar itu, Mestral mendapati ada ratusan kaki-kaki berpengait yang dapat langsung menempel ketika bertemu dengan material lainnya. Oleh karena itulah, Mestral akhirnya mencoba membuat kaki-kaki berpengait triuan seperti yang ada di biji tersebut. Dan membutuhkan waktu 10 tahun akhirnya Mestral berhasil menyempurnakan temuannya itu.

  • Teflon

Teflon

Polytetrafluoroethylene atau yang lebih dikenal dengan istilah PTFE atau teflon ditemukan secara tidak sengaja di sebuah laboratorium DuPont di New Jersey pada tahun 1938. Kejadian bermula saat Roy Plunkett seorang ahli kimia dari Ohio sedang membuat refrieran CFC jenis baru. Pada saat itu, dia menyadari bahwa sebuah tabung tetrafluoroetilen yang walaupun nampak kosong ternyata ketika ditimbang memiliki berat tertentu. Setelah Plunkett memotong tabung menggunakan gergaji, dia melihat bahwa ada gas yang bereaksi dengan besi di dalam cangkang tabung yang mana memiliki karakter untuk dapat menolak semua zat cair yang mengenainya dan tidak lengket. Setelah itu, Plunkett mencoba mengaplikasikannya ke sebuah panci penggorengan dan dari situlah menjadi awal terciptanya wajan teflon.

  • Lem super

Lem super

Sebenarnya, penemuan lem super atau dikenal dengan nama krazy glue tersebut sangat tidak sengaja. Bahkan sang penciptanya, Harry Coover pun tidak ada maksud untuk membuat barang tersebut dan menganggap bahwa apa yang sedang dikerjakannya itu adalah barang gagal. Awalnya, pada tahun 1942, Coover ingin membuat sebuah material khusus sebagai bahan dasar pembuat pistol plastik yang nantinya dapat digunakan oleh para tentara Sekutu dalam Perang Dunia II. Sayangnya, ketika menggunakan cyanoacrylates justru sangat lengket dan bahkan pelurunya pun menempel di tembok. Dikarenakan itu, Coover membatalkan niatnya untuk membuat barang impiannya itu dan kemudian meninggalkannya. Pada saat kembali ke tempat tersebut, Coover heran bahwa pelurunya masih menempel di tempat semula dan dia kesulitan untuk dapatmengambilnya menggunakan tangan. Dari situlah ide untuk membuat lem super tercipta.

Masukkan komentar anda.

To Top