Entertainment

7 Variety Show Terlucu Indonesia dari Tahun ke Tahun

7 Variety Show Terlucu Indonesia dari Tahun ke Tahun

Dari tahun ke tahun, ada banyak program atau acara televisi yang dibuat dan ditayangkan. Mulai dari yang masuk dalam kategori, berita, investigasi, gosip sampai dengan gosip, semua ada dan sampai sekarang juga tetap bermunculan acara-acara senada, walaupun ada sedikit polesan di dalamnya.

Khususnya mengenai acara televisi yang masuk kategori varietas atau dalam Bahasa Inggris dikenal dengan istilah variety show dengan bumbu komedi di dalamnya, setiap stasiun televisi dari tahun ke tahun nampaknya juga saling berlomba untuk menayangkan program seperti itu agar menjadi salah satu acara televisi favorit pemirsa.

Dari semua acara televisi varietas komedi tersebut, ada 7 di antaranya yang masuk kategori terlucu. Berikut daftarnya dari jasabola.

  • Srimulat

Srimulat

Bermula dari sebuah kelompok lawak yang mana didirikan oleh Teguh Slamet Rahardjo pada tahun 1950, bernama Srimulat, kelompok yang selalu pentas di gedung-gedung pertunjukan dari kota ke kota ini akhirnya mulai hadir dan menyapa para pemirsa televisi, TVRI, pada era tahun 1980-an.

Banyak anggota Srimulat yang sampai sekarang masih menjadi ikon komedi di Tanah Air walaupun tidak sedikit yang sudah meninggal dunia, seperti Asmuni, Timbul, Mamiek Prakoso, Gogon, Tarsan, sampai dengan Nunung.



Sayangnya, memasuki tahun 1989, kejayaan Srimulat mulai meredup dan akhirnya Tegus sebagai pendiri memutuskan untuk membubarkan kelompok lawak tersebut. Lama berselang, para anggota Srimulat yang masih hidup akhirnya kembali tampil di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Indonesia, pada tahun 1995 dan periode kedua tahun 2006.

  • Ria Jenaka

Ria Jenaka

Selain Srimulat, ada pula acara varietas komedi lainnya yang ditayangkan di TVRI pada era tahun 1980-an. Acara ini selalu menjadi tayangan paten di TVRI pada hari Minggu pukul 11.15 WIB dan menjadi salah satu program televisi yang disukai banyak orang karena tema-tema yang diusung sangat beragam.

Bahkan popularitas Ria Jenaka juga dapat dikatakan mampu bersaing dengan program TVRI lainnya, seperti Si Unyil ataupun film seri Little House on the Praire. Kesuksesan varietas satu ini karena mengusung tema punokawan dengan cerita yang banyak menyindir kehidupan sehari-hari sampai dengan politik kenegaraan.

Anggota pertama Ria Jenaka adalah Ateng dan Iskak yang mana kemudian tokoh Semarnya diperankan oleh Kris Biantoro dan yang terakhir bergabung adalah Sampan Hismanto yang mana juga memiliki keolompok karawitan yang akhirnya menjadi musik pengiring adegan demi adegan tersebut.

  • Lenong Rumpi

Lenong Rumpi

Sekitar akhir tahun 1980-an, muncul sebuah varietas komedi yang mengangkat lawakan khas Betawi yang dinamakan Lenong Rumpi. Dibintangi oleh sejumlah orang-orang ternama, seperti harry de Fretes, Debby Sahertian, Titi DJ, Ira Wibowo sampai dengan Jimmy Gideon, acara yang ditayangkan pertama kali di RCTI tersebut menyedot animo penonton.

Seperti halnya serial televisi Si Doel Anak Sekolahan, Lenong Rumpi menggunakan bahasa-bahasa lokal Betawi yang tidak pakem dalam struktur baku Bahasa Indonesia. Dan ternyata hal tersebut lebih mengena dan dipahami oleh banyak pemirsanya.

Setelah hadir Lenong Rumpi, salah satu stasiun televisi swasta nasional lainnya, TPI, menayangkan acara senada berjudul Lenong Bocah yang mana mayoritas pemainnya adalah anggota dari Sanggar Ananda & Teater Kawula Muda.

  • Ba-Sho (Bagito Show)

Ba-Sho (Bagito Show)

Memang grup lawak yang menamakan dirinya Bagito ini terbentuk sudah sejak lama, yaitu pada era tahun 1980-an, namun penampilannya di televisi belum sepenuhnya atas nama kelompok, melainkan masih mengusung nama Paguyupan Lawak TVRI yang mana diisi oleh trio komedian Warkop, Dono, Kasino dan Indro.

Dan akhirnya, pada tahun 1990-an, mengusung nama acara mereka yang populer di radio, yaitu Bagito Show, para anggotanya, Dedi Gumelar alias Miing, Didin atau Didin Pinasti dan Unang alias Hadi Wibowo tampil pertama kali di RCTI. Sayangnya, ketenaran Bagito mulai merosot dengan bermunculannya banyak komedian dan juga keluarnya Unang dari kelompok lawak tersebut.

  • Ngelaba

Ngelaba

Ngelaba merupakan salah satu program komedi yang pernah ditayangkan oleh stasiun televisi swasta nasional, TPI, pada tahun 1993. Acara yang menampilkan grup lawak Patrio, Parto, Eko dan Akri tersebut membawakan acara komedi dengan corak berbeda dan lebih modern. Dikarenakan hal itu, Ngelaba sukses menjadi varietas komedi terlama di Indonesia, yaitu selama 13 tahun dan akhirnya mendapatkan plakat dari MuRI.

  • Extravaganza

Extravaganza

Extravaganza adalah sebuah varietas komedi yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta nasional,Trans TV. Acara yang hadir setiap hari Senin, Jumat dan Sabtu malam tersebut tayang perdana pada tanggal 30 Mei 2004 dan cukup meraih banyak penggemar waktu itu.

Dibintangi oleh sejumlah orang-orang terkenal, baik yang namanya populer di layar kaca, layar lebar atau di radio, seperti Indra Birowo, Virnie Ismail, Rony Dozer, Tike Priatnakusumah, Ronal Surapradja, Aming, Sogi Indra Dhaja, Tora Sudiro dan Mieke Amalia, membuat popularitas Extravaganza semakin menanjak.

Sayangnya, per tanggal 28 November 2009, Extravaganza resmi dihentikan penayangannya. Akan tetapi, kembali ditayangkan ulang pada tanggal 1 Januari 2011 dan kemudian pada tanggal 10 Juni 2013, program bertajuk Nex Extravaganza juga hadir. Namun popularitas Extravaganza sudah terlanjur turun sejak dihentikan penayangannya pada kali pertama itu.

  • Opera van Java

Opera van Java

Opera van Java atau lebih dikenal dengan singkatan OVJ merupakan varietas komedi yang ditayangkan oleh Trans7 dari tahun 2008. Digawangi oleh para lakon utama, Eko Patrio, Andre Taulany, Sule, Azis Gagap dan Nunung, acara satu ini sangat digemari oleh banyak pemirsa televisi yang memang ingin menonton program komedi yang lain dari biasanya.



Mengusung tema wayang dan memainkan banyak legenda atau cerita rakyat, rekaan atau juga kisah orang-orang terkenal dengan bumbu komedi yang banyak dimasuki gimmick-gimmick lucu, membuat OVJ semakin memperoleh popularitasnya.

Sayangnya, pada tahun 2014, 3 orang anggota OVJ, Nunung, Andre dan Sule memutuskan keluar dan akhirnya secara resmi program tersebut dihentikan tayangnya. Namun sejak tahun 2017 kemarin, OVJ kembali ditayangkan dengan format berbeda dan masih diisi oleh 2 anggota lawasnya, yaitu Eko dan Azis.

Masukkan komentar anda.

To Top